Zohar, Bereshit 59
belum ada terjemahan dalam bahasa Anda — menampilkan bahasa Inggris
1NOW THE EARTH WAS FORMLESS AND VOID, as we have explained. “The earth” here is the upper earth, which has no light of its own. It “was” at first in its proper state, but now “void and without form”, having diminished itself and its light. Tohu (formlessness), bohu (void), “darkness”, and “spirit” were the four elements of the world which were comprised in it. Hence, “the earth was formless and void and darkness and spirit”.
WEBREATH · 11:11
«Dan aku akan menghembuskan pujianku kepadamu» — Sefer HaBahir 5
Napas itu satu bagi semua: setiap orang hidup karenanya, siapa pun dia dan apa pun yang ia yakini. Setiap hari pukul 11:11 waktu setempat, orang-orang berhenti selama enam puluh detik, bernapas, dan bersyukur kepada TUHAN atas napas — masing-masing dengan kata-katanya sendiri, masing-masing di dalam dirinya. Dalam menit itu kita adalah Satu Napas.
WEBREATH — Menit pukul 11:11 waktu setempat Anda — kita adalah Satu Napas